Minggu(26/11/2017)-
Pada hari ini komunitas @ketimbang.ngemis_karawang mengadakan program “sehari menjadi mereka” dengan solia (sosok mulia) Abah Katim, yakni penjual mainan laba2 yg prnah saya critakan di blog sblumnya. Bertempat di lapang KarangPawitan, Karawang. Pada hari ini sbenarnya tim @ketimbang.ngemis_karawang terbagi menjadi 3 tim dengan 3 solia. Akan tetapi karna penulis mnjadi tim Abah katim , penulis hnya dapat membagikan crita sehari menjadi beliau.
Awalnya Abah Katim membawa 100 mainan, kmudian kami dibagi menjadi bbrapa tim lagi dengan jumlahnya dibagi sama rata. Disinilah tantangan sbnarnya, ketika kita berjualan kita akan bertemu dengan berbagai macam tipikal masyarakat. Ada yg begitu antusias, adapula yang acuh dgn brg yg kami dagangkan.
Tak jarang ada yang membuang muka ketika baru kami tawarkan, adapula yg dgn sukarela bahkan bgtu dermawan memberikan donasi untuk Abah Katim. Sudah skitar 30 menit kami berjualan, blm satupun mainan kami terjual. Seakan diacukan sudah menjadi hal yg biasa untuk kami.
“Ya Allah, sbgtu hebatnya abah katim yg seorang diri menjual mainan ini, sedangkan kami yang beregu pun cukup kesulitan menjualnya”.
Tak lama kemudian, alhamdulillah pertolongan Allah pun dtg. Akhirnya kami dapat 1 pembeli yg bgtu antusias dgn sosok Abah Katim. Berselaung stlah itu, mulailah satu persatu mainan kami laku terjual dan akhirnya habis terjual. Barakallah..
Setelah acaranya slesai, alhamdulillah tim @ketimbang.ngemis_karawang berhasi menjual 100 mainan lebih, dan mainan yg abah bawa habis smua, yuhuuu.
Disinilah abah tidak henti2 nya mengucapkan terimakasih kepada kami. Harusnya kamilah yg berterimakasih kepada abah yg tlah memberikan banyak pelajaran kepada kami.
“Terkadang memang kebahagiaan itu tidak melulu bicara materi. Kebahagiaan yang hakiki adalah ketika kita tlah menyadari apa arti dari syukur itu sesungguhnya”
Kepada teman2 yang nnti mungkin bertemu dengan Abah katim berjualan, bantu beli mainannya yaa.
#saynotongemis
